Bicycle For Earth Goes To Bali 2007

Bicycle To Earth Goes to BaliSeluruh Anggota Rombongan BFEGTB Dalam Keadaan Sehat dan Tetap Bersemangat. 05 Desember 2007, Reporter: YB0KVN dikutip dari situs http://www.orari.or.id Denpasar, 2 Desember 2007 Dengan diiringi lebih dari 200 pesepeda Denpasar dan tidak kurang dari 50 kendaraan bermotor, rombongan Bicycle For Earth Goes To Bali (BFEGTB) sore hari ini (Minggu, 2 Desember 2007) meramaikan jalan-jalan di kota Denpasar sampai dengan Nusa Dua, Bali. Etape ini merupakan akhir perjalanan BFEGTB yang dimulai dari Jakarta tanggal 11 November 2007 yang lalu.

Di rombongan pesepeda terdepan tampak Bapak Gubernur dan para Pimpinan Daerah Bali. Kemudian berturut-turut 15 pesepeda dari Jakarta, 35 pesepeda daerah dan lebih dari 200 penggiat sepeda Denpasar. Sepanjang perjalanan anggota ORARI Daerah Bali secara aktif melaporkan perkembangan dan mengatur kelancaran pergerakan rombongan BFEGTB. Rombongan diterima oleh Menteri Koordinator Kesejahtaeraan Rakyat, Aburizal Bakri. Hadir pada penyambutan di musium Pasifica, Menkominfo, Sekretaris Menteri Kehutanan RI, Gubernur Bali dan Bupati Badung. Pada laporannya, Chief de Mission Alfa Febriyanto menyampaikan bahwa seluruh anggota rombongan BFEGTB dalam keadaan baik, sehat dan tetap bersemangat.

Bicycle to earth goes to BaliMenutup laporannya, Alfa, atas nama penyelenggara, menyampaikan terima kasih kepada Kementrian Lingkungan Hidup RI, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah yang telah memfasilitasi penyelenggaraan dari Jakarta sampai dengan Nusa Dua, Bali. Penghargaan juga disampaikannya kepada mitra kerjanya ôTerima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada ORARI yang telah mendampingi seluruh perjalanan rombongan BFEGTBö. Chief Alfa juga menyampaikan terima kasihnya pada teman-teman dari Mekarsari, Polygon, Pelopor Adventure Camp dan tak lupa kepada seluruh jajaran kepolisian yang telah mengawal seluruh rute perjalanan dari Jakarta sampai dengan Nusa Dua, Bali.

Saya atas nama Negara menyambut duta lingkungan bersepeda demikian Aburizal Bakri menyapa rombongan BFEGTB. Lebih lanjut Menko Kesra menyatakan bahwa kegiatan ini telah mengangkat nama Indonesia di dunia lingkungan internasional dan sekaligus membantu pemerintah dalam mengajak seluruh bangsa untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi gejala pemanasan global. Di akhir upacara, pimpinan rombongan menyampaikan pohon-pohon yang dititipkan oleh para pimpinan daerah yang dilalui untuk kemudian ditanam bersama di halaman Musium Pasifika. Memulai penanaman, Menko kesra menanam pohon Nangkadak yang merupakan hasil persilangan Nangka dan Cempedak oleh ahli pertamanan di Taman Wisata Mekarsari. (Triadi-YB0KVN/ ôZero-newsö untuk www.orari.or.id & www.odj.or.id)